Tumis Jamur Tiram


Jamur sekarang memang telah benar-benar menjamur. Bukan cuma untuk makanan ringan atau pendamping ketika nonton bioskop, Akan tetapi jamur juga dapat menjadi resep andalan ibu-ibu di dalam mempersembahkan makan malam. Jamur merupakan salah satu bahan makanan yang sangat mudah untuk diolah menjadi makanan yang sangat lezat.


Kandungan Nutrisi dan Manfaat Jamur Tiram Bagi Kesehatan
Jamur Tiram atau hiratake (Pleurotus sp.) berada pada kelompok jamur konsumsi yang hidup pada kayu-kayu yang telah lapuk. Jamur tiram juga bisa tumbuh pada serbuk gergaji, limbah jerami, limbah kapas, kerta kardus, atau bahan organik lainnya. Kenapa dinamakan jamur tiram? sebab mempunyai falvor, tekstur, dan berbentuk  mirip cangkang hiran dengan warna permukaan tudung bermacam-macam,yaitu putih, kelabu, kecokelatan, kuning orange, atau merah jambu.
Khasiat jamur bagi kesehatan tubuh memang sudah kentara. Disamping mengandung beragam asam amino esensial, minral, vitamin dan lemak, juga mempunyai zat penting yang bermafaat dan berguna sebagai aspek medis. Semenjak berabad-abad lalu, jamur sudah menjadi makanan istimewa sehingga banyak orang yang menjadi penggemarnya.

Sudah turun-temurun jamur tiram diwariskan pada masyarakat Jepang dan Cina sebagai penambah menu dengan jamur. Bukan saja mengenai kelezatan rasa, melainkan juga  mempunyai kandungan  gizi yang mempunyai manfat dan khasiat bagi kesehatan kita. Orang Yunani Kuno  percaya, makan jamur mempunyai manfaat menjadi kuat dan sehat. walhasil mereka lebih kuat, berani dan perkasa. 
Manfat dan khasiat jamur yang mempunyai kandungan berguna sebagai antibakteri, antioksidan, antitumor, antivirus, menormalkan tekanan darah, menguatkan syaraf, menurunkan kolesterol dan meningkatkan kekebalasan tubuh serta mengurangi stress. Disamping sebagai campuran pada beragam menu masakan, jamur tiram juga berguna sebagai bahan baku obat statin.

Sekarang ini sudah terdapat banyak jamur yang dimanfaatkan atau mempunyai khasiat sebagai obat untuk melawan AIDS, melawan kolesterol dan kanker. senyawa aktif jamur yang terkandung diberitakan mampu sebagai antijamur, antibakteri dan antivirus mampu meningkatkan  kekebalan tubuh dan bisa membunuh para serangga dan nematoda. Pada tahun 1960, para peneliti dapat menemukan dampak dari sebagian jamur sebagai antitumor, dan khususnya ialah Beta-D- Glucans. Sebagai standarisasi produk dari jamur tiram (P. Ostreatus dan P. eryngli ) disebut Plovastin sebagai suplemen penurun kolesterol. Komponen aktif dari Plovastin ialah statin, secara bagus melawan metabolisme kolesterol damam tubuh manusia. (itzkovich, 2001).


Kandungan Nutrisi Jamur Tiram
Disamping mempunyai citarasa yang menyedapkan, jamur tiram juga mempunyai kandungan nutrisi yang cukup bagus bagi kita. Komposisi kimia bertumpu dari jenis  dan lokasi tumbuhnya. Dari hasil penelitian, rata-rata jamur tiram mengandung 19-35 persen protein yang lebih tinggi dibandingi dengan beras 9,48 persen atau gandum 13,2 persen. Asam amino esensial yang terdapat pada jamur tiram ada sembilan tipe dari 20 asam amino yang kemudian dinamakan dengan lysin, methionin, trypphohtofan, theonin, valin, leusin, isoleusin, histidin, dan fenilalanin. Asam amino itu menyerupai derivat protein yang ada pada daging hewan. 

Asam lemak yang terkandung pada jamur tiram 86% lemak tak jenuh dan 14% asam lemak jenuh. Asam lemak yang terkandung pada jamur tiram di antaranya asam oleat, formiat, malat, asetat dan asam sitrat. Jamur mengandung banyak vitamin seperti BI, B2,niasin, dan biotin.  Jamur tiram juga mengandung beragam mineral antaral ina K, P, Ca, Na, Mg, dan Cu. Kandungan serat pada jmaur tiram antara 7,-4-24,6% bagus bagi pencernaan manusia. Jamur tiram mempunyai kandungan kalori yang rendah, yaitu 100 kj tiap 100 gram sehingga sesuai bagi pelaku diet. 

Hasil studi Massachusett University AMerika Serikat bahwa riboflavin, asam nicotinal, pantothenat, dan biotin (vitamin B) masih terpelihara dengan bagus meskipun jamur tiram sudah dimasak. Hasil penelitian dari Beta Glucan Helath Center Mengungkapkan  bahwa jamur tiram mengandung senyawa pleuran, di mana senyawa ini di jepang dipakai sebagai jamur obat. Kandungan lain yang dilaporkan, yakni protein (19-30%), B2 (riboflavin), karbohidrat (50-60%), asam amino, vitamin B1 (thiamin), B7 (biotin), mineral kalsium, Besi, K,P, S, Zn, B3 (Niacin), vitamin C, dan B5. Senyawa Pleuran dikenal bisa berguna sebagai antitumor, menurunkan kolesterol, dan antioksidan. Berdasarkan penelitian, kandungan logam yang ada pada jamur tiram masih jauh di bawah ambang batas yang ditentukan Fruit Product Order and Prevention of Food Adulteration Act Tahun 1954 sehingga aman untuk dikonsumsi.

Para peneliti dari Ujagar Group (India) mengungkapkan bahwa jamur tiram memiliki nutrisi yang baik dengan alasan 100% sayuran yang bersih mengandung protein tinggi dan kaya vitamin-mineral, rendah karbohidrat, lemak dan kalori, baik untuk lever, pasien diabetes, dan menurunkan berat badan, berserat tinggi untuk pencernaan; antiviral dan antikanker, gampang memasaknya dan jamur tiram juga jamur yang paling nikmat rasanya dari jamur pangan lainnya.

Berdasarkan hasil penelitian Departemen Sains, Kementrian Industri yang berasal dari Thailand, jamur tiram (Oyster mushroom) mempunyai kandungan protein 5,94 persen, karbohidrat 50,59%, serat 1,56%, lemak 0,17%, abu 1,14%. tiap 100 gram jamur tiram segar, mengandung 45,65 kalir, 8,9 miligram (mg) kalsium, 1,9 mg besi (Fe), 17,0 mg fosfor (P), 0,15 gram vitamin B-1, 0,75 mg vitamin B-2, dan 12,40 mg Vitamin C. Jamur juga mempunyai kandungan yang berguna dan bermanfaat Folic Acid yang cukup tinggi, konon mempunyai manfaat atau khasiat dalam menyembuhkan anemia.

Sebagai perbandingan, tempe yang terbuat dari kedelai mempunyai manfaat dan khasiat yang kaya serat dan juga mempunyai sumber bebagai nutrien semisal vitamin B, besi, dan kalsium, mempunyai kandungan kalori 204, kalium 80 mg, protein 17 gram, lemak 8 gram, karbohidrat 15 gram, dan Fe 2 mg, dan Zn 0,2 mg. Dapat diperbandingkan dengan daging ayam yang mempunyai kandungan proteinnya 18.2 gram, lemaknya 25, 0 gram, tetapi karbohidratnya 0,0 gram dan vitamin C juga 0,0 gram. Karenanya, kandungan gizi jamur tiram masih lebih komplit sehingga tak salah jika dikatakan jamur adalah bahan pangan masa depan yang mempunyai khasiat atau manfaat bagi kesehatan dalam menyembuhkan bermacam jenis penyakit.

Ringkasan Manfaat Jamur Tiram: 
Apabila anda membaca secara detail hasil penjelasan diatas, mungkin secara garis besarnya bisa kita simpulkan dan tentu saja anda setuju mengenai manfaat jamur tiram seperti  yang kami tuliskan dibawah ini..
  1. Mencegah Metabolisme Kolesterol
  2. Melawan AIDS
  3. Melawan Kolesterol dan Kanker
  4. Senyawa aktif jamur yang terkandung bisa sebagai antijamur
  5. Antibakteri dan antivirus bisa meningkatkan kekebalan tubuh dan mampu membunuh para serangga dan nematoda
  6. Manfaat menjadi kuat dan sehat
  7. Sebagai antibakteri, antioksidan, antitumor, antivirus. 
  8. Menormalkan tekanan darah. 
  9. Menguatkan syaraf
  10. Menurunkan kolesterol 
  11. dan meningkatkan kekebalan tubuh 
  12. Mengurangi stress.
  13. Mengurangi dan mencegah risiko lebih tinggi sebagai penyebab kanker usus
  14. Kemungkinan kanker payudara, prostat, pankreas, perut dan kanker ginjal
Disamping gampang kita dapatkan, untuk metode pembuatannya juga tidak sulit. Bahkan kita juga bisa memberikan variasi-variasi lain sesuai dengan keinginan kita. Tumis jamur tiram mungkin bisa menjadi alternatif untuk menu makan siang ataupun makan malam.Tumis jamur tiram sangat sesuai untuk dijadikan lauk yang sederhana dan bisa dipadukan dengan sambal bagi yang suka pedas.


Resep Tumis Jamur Tiram

Bahan-bahan:
  • 500 gr jamur tiram yang masih segar dengan mutu yang bagus
  • 100 ml air putih bersih
  • minyak untuk menumis secukupnya
Bumbu halus:
  • 20 buah cabe rawit hijau ( haluskan )
  • 3 buah cabe merah ( potong serong tipis )
  • 5 butir bawang merah ( haluskan )
  • 4 siung bawang putih ( haluskan )
  • 3 buah tomat merah ( potong-potong {sesuai|cocok|layak|pantas} selera )
  • 5 sendok makan saus tiram
  • 1 sendok teh garam dapur halus
  • 1 sendok teh penyedap rasa
  • 1 sendok makan gula pasir
Metode Pembuatan:
  1. Suwir-suwir jamur tiram dengan ukuran yang sesuai keinginan kita, sisihkan
  2. Tumis bumbu yang dihaluskan dengan minyak hingga harum
  3. Masukkan jamur tiram yang telah disuwir kedalam bumbu yang ditumis, aduk-aduk hingga layu
  4. Tuang air kedalam jamur yang telah layu
  5. Masukkan potongan cabe merah dan potongan tomat merah kedalam tumisan jamur
  6. Tambahkan garam, penyedap rasa dan gula pasir, aduk hingga tercampur rata dan tunggu hingga matang
  7. Matikan api lalu angkat dan sajikan

0 Response to "Tumis Jamur Tiram"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel