Tongseng Kambing

Segigit daging kambing yang empuk dengan tambahan minuman dingin, daging yang dipadu dengan kuah bersantan gurih manis pasti makan siang anda terasa lebih enak. Apalagi ditambahkan dengan sepiring nasi putih yang masih hangat dan mengepul dan semangkuk kecil acar mentimun segar. 

Semangkuk tongseng kambing dapat memanjakan lidah dengan cita rasa dan baunya yang  kuat, asli khas Indonesia. Bukan tanpa alasan tongseng dianggap sebagai masakan khas Indonesia. Diselidiki dari sejarahnya, yakni tongseng merupakan keturunan dari pernikahan antara sate dan gule. 
Nusantara merupakan bertemunya berbagai kebudayaan dunia," kata Arie Parikesit, pengamat masakan, ketika acara Bango Ajak Lestarikan Warisan Kuliner Nusantara dengan Sajian Tongseng di Idul adha di Oasis Hermitagee Restaurant, Jakarta.


Kedatangan bangsa Arab dan India ke Indonesia ini mulanya cuma untuk berdagang. Tapi rupanya bukan cuma perdagangan yang terjadi, pertukaran tradisi atau budaya dan penyebaran agama juga ikut terjadi. Mereka datang  dengan mempersembahkan beragam hidangan kambing dan domba. Itu memang merupakan makanan kesukaan mereka.

Kala itu, berbagai jenis olahan kambing belum jadi terkenal di Indonesia, sehingga dengan kedatangan para pedagang itu justru memopulerkan hidangan kambing di kalangan  warga lokal. Kambing diolah menjadi sate yang akrab di lidah Indonesia dan negara lain. Tetapi, sate Indonesia dan negara Timur Tengah ini berbeda. Sate Indonesia yaitu sate seperti yang saat ini kita ketahui, yakni memiliki tambahan bumbu, sedang sate di Arab tergolong sate kering. Cuma, dalam pembuatan sate hanya memakai bahan tertentu saja, seperti daging dan hati. 

Sedangkan bagain lain dari kambing yang tidak terpakai jadi sate, seperti jeroan dan tulang, diolah dengan tambahan bumbu rempah dan santan. Hidangan inilah yang kemudian diketahui dengan nama gulai atau gule. Sate dan gule kambing inilah yang kemudian berkembang dan menjadi masakan ikonik dari sebagian tempat di Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Yogyakarta. Menjamurnya pedagang sate dan gule di wilayah ini tidak lepas dari banyaknya warga keturunan Arab dan India yang menghuni wilayah tersebut dan menciptakan banyak kambing bermutu tinggi.


Dalam perkembangannya kemudian, daerah selatan Jawa mulai dibangun pabrik gula pasir dan gula merah tradisional. Pabrik kecap manis juga mulai hadir di wilayah itu. Sehingga banyak warga yang mampu meracik dan meramu bumbu-bumbu tradisional yang cocok dilidah.
Mereka mulai menumis beraneka bumbu iris, daging kambing, dan juga kuah gule menjadi satu. Di dalamnya juga ditambahkan kecap manis. Racikan makanan inilah yang kemudian kita kenal sebagai tongseng. Disebut tongseng sebab memasaknya dengan metode dioseng, kata Arie.

Menyadari bahwa tekstur kuah tongseng masih seperti sup daging, ditambahkanlah irisan tomat dan kubis. Irisan sayuran ini dipakai untuk menjadikan tekstur yang renyah di dalamnya. Disamping itu, sayuran juga dipakai sebagai penyeimbang setelah menyantap kambing yang ada santannya. 
Asal usul tongseng sendiri dikenal berasal dari Kecamatan Klego, Boyolali. Dulunya mereka merupakan petani sebab belum bisa mencukupi keperluan mereka, pada akhirnya mereka beralih pekerjaan menjadi tukang sate dan tongseng hingga sekarang ini.
Malahan saat ini, ada Patung Sate Tongseng yang memperlihatkan kebanggan masyarakat Klego pada hidangan tersebut.

Hingga sekarang ini, tongseng berkembang di banyak  wilayah. Hampir tiap-tiap kecamatan di Jawa Tengah dan Yogyakarta mempunyai varian otentik tongsengnya sendiri. Hingga sekarang ini ada sekitar 10-12 gaya tongseng yang ada di Indonesia. Semuanya tergantung pada daerahnya masing-masing.

Biasanya,  ada dua cara utama dalam pembuatan tongseng, yakni rebus dan tumis. 
Cara rebus diawali dengan pengerjaan cara pembuatan gule. Mulanya, bumbu-bumbu ditambahkan ke dalam santan dan dimasak hingga matang. Sesudah rebusan kuah gule ini siap, kemudian berlanjut hingga ke cara tumis. Bumbu-bumbu iris mesti ditumis dalam minyak panas hingga berbau harum. Berikutnya giliran daging kambing mentah yang masuk ke dalamnya bersama dengan kuah gule. Seluruh bahan ini dimasak sampai matang. 

Modifikasi Tongseng

Tongseng yang berasal dari Jawa Tengah dan Yogyakarta ini kemudian merantau ke pelbagai wilayah di Indonesia. Aslinya cuma ada di Pulau Jawa. Di tempat-tempat lain di Indonesia juga ada namun bukan yang orisinil. Tongseng yang ada di wilayah lain ya yang berasal dari Pulau Jawa juga, kata Arie.
Tongseng yang diketahui {sampai sekarang ini bukan cuma tongseng kambing. Untuk orang yang tidak diperkenankan makan daging kambing, juga  dapatdiganti dengan daging ayam, daging sapi, juga bisa diganti dengan jamur. Selain itu, isiannya juga mulai disesuaikan dengan penggunan dan selera. 
Tongseng kambing merupakan salah satu hidangan khas Nusantara yang mempersembahkan olahan daging kambing dengan bumbu yang istimewa. Tongseng dimasak dengan memakai daging yang masih menempel pada tulang, khususnya tulang iga dan tulang belakang. Tongseng biasanya memakai daging kambing,  ada pula yang menggunakan daging sapi atau kerbau. Berikut akan kami bagikan resepnya.


Resep Tongseng Kambing 


Bahan-bahan:

  • 1/2 kilogram daging kambing, potong kecil-keci
  • 1 batang serai, geprek
  • 4 buah cabai merah, iris tipis
  • 2 buah tomat, potong-potong
  • 2 cm ruas lengkuas, geprek
  • 3 siung bawang putih, haluskan
  • air secukupnya untuk merebus daging
  • 800 ml santan
  • 4 siung bawang merah, haluskan
  • 3 buah kemiri, haluskan
  • 1 lembar daun kol, iris
  • 4 sdm kecap manis
  • 3 cm ruas kunyit, geprek dan dibakar
  • 2 lembar daun jeruk
  • 1 cm ruas jahe, geprek
  • 1/2 sdt ketumbar bubuk
  • garam dan lada secukupnya
  • minyak goreng secukupnya untuk menumis
Cara memasak:
  1. Panaskan air untuk merebus daging kambing, kemudian rebus daging setengah matang
  2. Sesudah daging terasa empuk, sisihkan
  3. Panaskan minyak goreng untuk menumis bumbu yang telah dihalusan dan juga ketumbar bubuk, serai, lengkuas, jahe, dan daun jeruk, tumis sampai harum
  4. Kemudian tuangkan kecap manis dan santan aduk sampai rata, kemudian masukkan daging kambing, Biarkan mendidih dan daging kambing terasa empuk
  5. Tambahkan irisan tomat, kol, dan cabai di atasnya, lalu matikan api
  6. Tongseng daging kambing siap dihidangkan.

0 Response to "Tongseng Kambing"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel