Gado-Gado

Gado-gado merupakan makanan tradisional Indonesia, dalam bahasa sunda disebut lotek. Makanan ini sendiri mirip seperti salad karena berisi sayur-sayuran yang direbus. Perbedaannya dengan salad yakni pada makanan ini kombinasi sayuran dan bahan-bahan rebusan lainnya disiram dengan saus kacang.

Orang-orang asing atau bule menjuluki gado-gado sebagai Indonesian salad (saladnya orang indonesia). Oleh sebab itu bukan cuma masyarakat indonesia saja yang menyukai dengan makanan yang satu ini, tapi  orang luar negeri juga banyak yang menyukainya.


Supaya kita lebih mengetahui salah satu makanan tradisional ini, simak sedikit ulasan di bawah ini. Pada tulisan di bawah akan dibahas mengenai resep gado-gado, metode pembuatan gado-gado yang sangat mudah, arti gado-gado secara bahasa dan resep membuat bumbunya.
  1. Arti Gado-Gado menurut Bahasa
  2. Di Mana Kita {Dapat|Bisa} Membeli Gado-gado?
  3. Bahan-Bahan pembuatan Gado-Gado
  4. Bumbu Kacang
  5. Metode pembuatan Gado-Gado 
  6. Penyajian
1. Arti Gado-Gado menurut Bahasa

Hingg kini belum dapat dipastikan dari mana asal kata gado-gado. Dalam Kamus Bahasa Indonesia tak bisa diterangkan arti kata gado. Dalam bahasa Betawi pun yang diyakini sebagai wilayah munculnya makanan ini, tak terdapat kata gado yang dapat dipakai untuk menerangkan arti makanan yang populer ini.

Tetapi istilah gado-gado sendiri acap kali diterapkan sebagai gambaran dari sesuatu yang merupakan susunan dari berbagai unsur yang di campur menjadi satu. Seperti istilah pernikahan gado-gado yang mempunyai arti pernikahan antara dua orang yang mempunyai latar belakang suku, ras, agama, dan tradisi yang berbeda-beda.

Sehingga secara bahasa istilah gado-gado bisa maknai sebagai campur-campur, sebab makanan ini terdiri dari berbagai macam sayuran yang direbus maupun dikukus. Istilah ini juga ada yang beranggapan berasal dari bahasa jawa.

Dikarenakan dalam bahasa jawa gado berarti memakan suatu makanan tanpa nasi. Arti kata itulah tentu pantas dengan karakteristik makanan gado-gado yang kadang-kadang dimakan dengan lontong dan tanpa nasi.

2. Di Mana Kita Dapat Membeli Gado-gado?

Walaupun belum dapat dipastikan darimana asal muasal makanan ini, tetapi makanan yang terdiri dari beragam sayuran dan disiram dengan bumbu kacang ini amat populer di Indonesia. Dimana bisa ditemui di warung makan sederhana hingga rumah makan mewah, bahkan sampai restoran atau cafe-cafe. 

Hampir semua daerah terdapat makanan ini, hingga ke pelososk-pelosok Indonesia. Bukan cumaitu, terdapat juga ciri khas yang bisa ditemukan pada gado-gado di tiap-tiap wilayah. Makanan yang diperkirakan berasal dari sunda ini paling banyak ditemui di  jawa barat.

Di Jawa Timur dan Jawa Tengah lebih umum ditemui makanan yang serupa yakni pecel. Kedua makanan ini sama-sama disiram dengan bumbu kacang, akan tetapi dibuat dengan sayuran yang berbeda dan bumbu kacang yang diracik dengan bahan-bahan yang beda juga.

Bukan cuma di Indonesia, restoran negeri pun ada yang mecantumkan menu khas Indonesia, juga terdapat gado-gado dalam daftar menunya. Meskipun kerap disebut sebagai salad khas Indonesia, faktor yang paling dominan dalam makanan itu ialah bumbu kacang. Dimana faktor tersebut tidak ada didalam salad ala barat.

Di sejumlah rumah makan diterapkan racikan bumbu kacang yang agak berbeda, misalnya ditambahkan kacang mete untuk membuatnya. Ada juga sebuah tempat makan di Ibu Kota yang mengandalkan gado-gado sebagai menu utamanya. 

Menu gado-gado banyak dipilih oleh kalangan ibu rumah tangga karena proses pengolahannya yang cukup simpel. Apalagi, untuk yang sudah mahir dalam meracik bumbu, hidangan gado-gado pastinya akan disambut positif oleh orang yang mencicipinya.


Nah, untuk yang berminat menjajal menu gado-gado sendiri di rumah, kami bagikan resep gado-gado yang sangat mudah. 

3. Bahan Pembuatan:

  • 150 gr kacang panjang, dipotong 2 cm
  • 125 gr taoge, dibuang ekornya
  • 125 gr bayam/kangkung, dipetik batang dan daunnya
  • 100 gr kol, diiris 1/2 cm
  • 150 gr mentimun, diiris 1/2 cm
  • 250 gr kentang, direbus, dipotong 1 x 1 1/2 x 2 cm
  • 250 gr tahu kuning, digoreng, dipotong 1 x 1 1/2 x 2 cm
  • 3 butir {telor|telur}, direbus, masing-masing dibelah 2
  • 3 sdm bawang goreng
  • 6 keping krupuk udang, digoreng
  • 3 butir jeruk limau, masing-masing dibelah 2
  • 15-20 keping emping, digoreng
4. Bumbu/Kuah Gado-gado:

  • 3 buah cabai merah
  • 3 buah cabai rawit kecil
  • 1 sdt terasi bakar
  • 1 1/2 - 2 sdt garam
  • 125 gr kacang mete, digoreng, digerus halus
  • 125 gr kacang tanah, digoreng, digerus halus
  • 3 sdt gula merah
  • 1 sdm air asam jawa
  • 500 cc air matang
  • 2 sdm kecap manis
5. Metode Pembuatan:

  • Rebus kacang panjang, taoge, bayam/kangkung dan kol hingga matang, angkat, tiriskan.


Bumbu/Kuah Gado-gado:

  1. Gerus halus cabai merah, cabaik rawit, terasi, dan garam, tambahkan kacang mete dan kacang tanah, gerus kembali sambil dikasih gula merah, air asam, air matang dan kecap manis.
  2. Aduk-aduk hingga rata, jerangkan di atas api, masak hingga mendidih, angkat. jika sudah dingin, kasih perasan jeruk limau, aduk.
6. Penyajian:

  1. Atur sayuran rebus dan mentimum di atas piring, tambahkan potongan kentang rebus, tahu goreng dan telor.
  2. Siram dengan kuah, taburi atasnya dengan bawang goreng, krupuk udang dan emping

0 Response to "Gado-Gado"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel